Latifa, Rahmi (2026) IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SKI MELALUI VIDEO ANIMASI DI MAS TI BATANG KABUNG. Other thesis, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
|
Text
SKRIPSI LATIFA RAHMI - BAB II-LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
|
|
Text
SKRIPSI LATIFA RAHMI - COVER-BAB I.pdf Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MAS TI Batang Kabung. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih bersifat monoton. Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam yang bersifat historis dan kompleks memerlukan penggunaan media yang sesuai dengan kebutuhan atau karakteristik peserta didik guna mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Untuk itu video animasi dipilih sebagai media yang dapat menunjang proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru bidang studi, dan peserta didik kelas X MAS TI Batang Kabung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran sejarah kebudayaan islam melalui video animasi di MAS TI Batang Kabung dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap perencanaan guru menyiapkan perangkat pembelajaran sesuai dengan materi yang akan dipelajari. Pada tahap pelaksanaan video animasi digunakan sebagai media pendukung pembelajaran yang bertujuan untuk membantu peserta didik dalam memahami materi pembelajaran. Pada tahap evaluasi, guru juga melakukan penilaian terhadap peserta didik baik secara lisan maupun tulisan guna mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik dalam memahami materi yang telah disajikan. Ada faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan video animasi, faktor pendukungnya yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai seperti proyektor dan perangkat multimedia yang disediakan oleh pihak sekolah. Adapun faktor penghambatnya yaitu adanya gangguan listrik disaat proses pembelajaran dengan menggunakan video animasi, suasana kelas yang ribut, kurangnya pemahaman guru dalam memanfaatkan teknologi dan media yang ada.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
