Zul, Arfin (2026) PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROSES PERENCANAAN PEMBANGUNAN PERTANIAN TINGKAT NAGARI (STUDI KASUS DI NAGARI PASIA LAWEH KECAMATAN PALUPUH). Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
|
Text
TESIS ZUL ARFIN-COVER-BAB I.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
TESIS ZUL ARFIN-BAB II-LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji tingkat dan bentuk partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan pertanian di Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya keterlibatan masyarakat sebagai subjek pembangunan, terutama dalam konteks pembangunan berbasis lokal di wilayah nagari. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar tingkat partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan serta mengidentifikasi bentuk-bentuk partisipasi yang muncul dalam setiap tahapan pembangunan pertanian, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penerimaan manfaat, hingga evaluasi. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, kuisioner, wawancara, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 responden yang terdiri dari perangkat nagari, aparatur terkait serta masyarakat yang terlibat langsung dalam forum perencanaan seperti Musyawarah Nagari (Musna) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Data dianalisis menggunakan skala Likert untuk mengukur tingkat partisipasi dan Skala Guttman untuk mengukur bentuk partisipasi. Hasil analisis Skala Likert dimana mayoritas responden menyatakan bahwa mereka memiliki suara dalam penetapan prioritas pembangunan pertanian seperti pembangunan jalan usaha tani, sarana irigasi, dan program pendampingan teknis, menunjukkan bahwa sistem musyawarah yang dijalankan tidak hanya bersifat formalitas semata, melainkan memiliki substansi yang kuat dalam menghasilkan keputusan yang sesuai dengan kebutuhan aktual lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat di Nagari Pasia Laweh berada pada tingkat yang tinggi yaitu 85%, dengan dominasi bentuk partisipasi interaktif dan penggorganisasian diri menunjukan bahwa model pembangunan berbasis masyarakat yang diterapkan telah memberikan ruang yang signifikan bagi masyarakat untuk tidak hanya menjadi objek pembagunan, melaikan sebagai subjek yang aktif dalam setiap tahapan proses, mulai dari perencanaan melalui forum Musyawarah Nagari, Musyawarah Perencanaan Pembagunan, hingga pelaksanaan, penerima manfaat, dan evaluasi. Hal ini sejalan dengan prinsip – prinsip yang tercantum dalam Peraturan Daerah Sumatera Barat Nomor 7 Tahun 2018 tentang nagari yang mengamanatkan bahwa nagari sebagai kesatuan masyarakat hukum adat harus mampu mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat berdasarkan nilai–nilai lokal yang hidup. Kontribusi penting dalam hasil penelitian ini tidak hanya terletak pada pemahaman mendalam tentang dinamika partisipasi masyarakat di Nagari Pasia Laweh, tetapi juga memberikan landasan empiris yang kuat bagi pengembangan kebijakan pembangunan pertanian di tingkat nagari secara luas di Provinsi Sumatera Barat, khususnya dalam konteks filosofi Adat Basandi Syara’-Syara’ Basandi Kitabullah yang menjadi dasar penyelenggaraan pemerintahan nagari. Masyarakat terlibat secara aktif dalam seluruh tahapan proses perencanaan pembangunan pertanian, termasuk dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi hasil program. Bentuk partisipasi masyarakat yang dominan antara lain partisipasi interaktif dan pengorganisasian diri, menunjukkan bahwa masyarakat memiliki peran yang signifikan dalam membentuk arah pembangunan sesuai dengan kebutuhan lokal. Keterlibatan aktif ini tidak terlepas dari keberhasilan pemerintah nagari dalam menciptakan sistem pemerintahan yang terbuka dan inklusif, serta dari kepemimpinan yang mampu memfasilitasi ruang dialog dan negosiasi antara masyarakat dan pemangku kebijakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembangunan pertanian yang berbasis partisipasi masyarakat berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas hasil pembangunan, keberlanjutan program, serta rasa memiliki masyarakat terhadap hasil pembangunan. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi nagari atau desa lain dalam menerapkan model partisipasi pembangunan pertanian yang efektif.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | interaktif partisipasi, pembangunan, swakelola |
| Subjects: | T Technology > Fakultas Pasca Sarjana > S2 Ilmu Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat > Fakultas Pasca Sarjana > S2 Ilmu Pertanian |
| Divisions: | Library of Congress Subject Areas > T Technology > Fakultas Pasca Sarjana > S2 Ilmu Pertanian Fakultas Pasca Sarjana > S2 Ilmu Pertanian |
| Depositing User: | Unnamed user with email repo@umsb.ac.id |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 03:51 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 03:51 |
| URI: | http://eprints.umsb.ac.id/id/eprint/4159 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
