Rani, Safitri (2025) Gambaran Penerapan Prinsip Hygiene Sanitasi Pengolahan Makanan di Ruang Gizi RSUD Arosuka Solok Tahun 2025. Research and Evidence on Knowledge in Administration and Management — Medical Electronic Data and Information Systems, x (x). ISSN xxxx-xxxx
|
Text (Rani Safitri)
22190042 Rani Safitri.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
Pendahuluan : Penerapan prinsip hygiene dan sanitasi dalam pengolahan makanan di rumah sakit sangat penting untuk menjaga mutu serta keamanan pangan bagi pasien. Ruang gizi memiliki peran sentral dalam penyediaan makanan yang aman, layak konsumsi, dan sesuai kebutuhan medis. Tujuan: Penelitan ini bertujuan untuk mendiskripsikan penerapan prinsip hygiene sanitasi pengolahan makanan di ruang RSUD Arosuka Solok mengenai tempat pengolahan makanan, alat pengolahan makanan, proses pengolahan makanan dan tenaga penjamah pengolahan makanan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 13 orang, terdiri dari staff gizi dan tenaga pengolah makanan di ruang gizi RSUD Arosuka Solok. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi serta menggunakan analisis univariet yang dilakukan tanggal 17-19 Mei 2025. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa persentase penerapan hygiene sanitasi pada tempat pengolahan makanan sebesar 46,2% baik dan 53,8% yang kurang baik, alat masak 53,8% dinyatakan baik dan 46,2% dinyatakan kurang baik, proses pengolahan 38,5% dinyatakan baik dan 53,8% yang kurang baik, dan penjamah makanan 61,5% dinyatakan baik dan 38,5% dinyatakan kurang baik. Secara keseluruhan, penerapan prinsip hygiene sanitasi di ruang gizi RSUD Arosuka Solok belum sepenuhnya optimal. Kesimpulan: Temuan ini menunjukan bahwa masih terdapat aspek yang belum optimal, terutama pada sanitasi tempat dan proses pengolahan makanan, karena itu maka diperlukan peningkatan pengawasan, pelatihan, serta pemenuhan standar operasional prosedur guna menjamin keamanan makanan dan mendukung proses penyembuhan pasien. Saran: peneliti menyarankan untuk hasil yang rendah seperti tempat dan proses pengolahan sebaiknya agar ruang gizi meningkatkan standar kebersihan dan prosedur pengolahan dengan menerapkan sistem manajemen mutu yang ketat. Pelatihan rutin bagi staf mengenai hygiene dan teknik pengolahan yang baik juga perlu dilakukan untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan terjaga dengan optimal. Kata Kunci: Prinsip hygiene sanitasi, tempat, alat masak, proses pengolahan , tenaga penjamah.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Administrasi Rumah Sakit N Fine Arts > Fakultas Kesehatan > Administrasi Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat > Fakultas Kesehatan > Administrasi Rumah Sakit |
| Divisions: | Library of Congress Subject Areas > Administrasi Rumah Sakit Library of Congress Subject Areas > N Fine Arts > Fakultas Kesehatan > Administrasi Rumah Sakit Fakultas Kesehatan > Administrasi Rumah Sakit |
| Depositing User: | Unnamed user with email repo@umsb.ac.id |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 07:36 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 07:36 |
| URI: | http://eprints.umsb.ac.id/id/eprint/4208 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
