Mega, Suryani (2025) FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 1-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUMPO KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2025. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
|
Text
cover - bab 1.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
bab 2 - selesai.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ROGRAMSTUDIILMUKEPERAWATAN FAKULTASKESEHATAN UNIVERSITASMUHAMMADIYAHSUMATERABARAT Skripsi, Agustus 2025 Mega Suryani Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 1-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Lumpo Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2025 XI + 63 halaman + 5 tabel + 2 Gambar + 8 Lampiran ix ABSTRAK Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang berlangsung lama, ditandai dengan tinggi badan anak yang lebih rendah dari standar usianya. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan kognitif, penurunan kemampuan belajar, daya tahan tubuh yang rendah, serta meningkatkan risiko penyakit kronis di masa dewasa. Selain itu, stunting juga berdampak jangka panjang terhadap produktivitas dan kualitas sumber daya manusia. Di wilayah kerja Puskesmas Lumpo, kasus stunting masih tergolong tinggi, meskipun sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan yang baik dan telah memberikan ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 1–5 tahun di wilayah tersebut pada tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 30 ibu yang memiliki balita usia 1–5 tahun, dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,3% responden memiliki pengetahuan yang baik dan memberikan ASI eksklusif, namun masih terdapat 43,3% balita yang mengalami stunting. Uji statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (p = 0,000) dan pemberian ASI eksklusif (p = 0,000) dengan kejadian stunting. Disimpulkan bahwa pengetahuan ibu dan pemberian ASI eksklusif berperan penting dalam pencegahan stunting, sehingga diperlukan edukasi dan pendampingan berkelanjutan dari tenaga kesehatan. Kata kunci: Stunting, ASI eksklusif, pengetahuan ibu, balita Daftar Pustaka : 38 (2018-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Ilmu Keperawatan N Fine Arts > Fakultas Kesehatan > Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat > Fakultas Kesehatan > Ilmu Keperawatan |
| Divisions: | Library of Congress Subject Areas > Ilmu Keperawatan Library of Congress Subject Areas > N Fine Arts > Fakultas Kesehatan > Ilmu Keperawatan Fakultas Kesehatan > Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Unnamed user with email repo@umsb.ac.id |
| Date Deposited: | 15 Aug 2026 04:23 |
| Last Modified: | 15 Aug 2026 04:23 |
| URI: | http://eprints.umsb.ac.id/id/eprint/4261 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
