Lidus, Yardi (2026) PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM ADIAN HUSAINI DALAM MENANGKAL SEKULARISME: ANALISIS KONSEP, TEORI, DAN IMPLEMENTASI. Other thesis, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
|
Text
TESIS LIDUS YARDI-COVER-BAB I.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
TESIS LIDUS YARDI-BAB II-LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Sekularisme telah menjadi tantangan pendidikan Islam karena menolak agama dari kehidupan dan ilmu pengetahuan serta berkontribusi terhadap krisis pandangan hidup, adab, dan integritas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep, menganalisis konstruksi teoretis, dan mengkaji implementasi pemikiran pendidikan Islam Adian Husaini dalam menangkal sekularisme. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis kepustakaan (library research) dengan pendekatan studi tokoh, deskriptif-analitis, dan interpretatif. Data primer bersumber dari karya-karya Adian Husaini, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, artikel ilmiah, penelitian terdahulu, dan dokumen pendidikan yang relevan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis isi melalui tahapan reduksi, kategorisasi tematik, interpretasi, analisis kritis-komparatif, dan sintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan Islam Adian Husaini tersusun atas lima konsep yang saling berkaitan, yaitu tauhid sebagai asas pendidikan, Islamic worldview sebagai kerangka berpikir, adab sebagai tujuan utama pendidikan, tradisi ilmu sebagai mekanisme pembinaan keilmuan, serta guru keluarga sebagai basis awal pendidikan. Hubungan kelima konsep tersebut membentuk konstruksi pendidikan Islam tauhidi-integratif yang bekerja pada dimensi ontologis, epistemologis, aksiologis, kultural, dan sosial dalam menangkal sekularisme. Implementasinya dilakukan secara berjenjang melalui keluarga, pesantren, dan Sistem Pendidikan Nasional. Pada keluarga, orang tua berperan menanamkan tauhid, pandangan hidup Islam, adab, dan budaya ilmu. Pada pesantren, konsep tersebut dioperasionalkan melalui kurikulum, pembinaan adab, keteladanan guru, dan tradisi keilmuan. Pada Sistem Pendidikan Nasional, pemikiran tersebut berfungsi sebagai kerangka korektif dan konstruktif bagi reformasi paradigma, kurikulum, guru, dan evaluasi pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penangkalan sekularisme tidak cukup melalui penambahan materi agama, tetapi memerlukan pembenahan menyeluruh terhadap asas, pandangan hidup, tujuan, budaya ilmu, dan lingkungan pendidikan. Namun, efektivitas konstruksi tersebut masih memerlukan pengujian empiris dan pengembangan indikator operasional.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Adian Husaini, pendidikan Islam, sekularisme, Islamic worldview, adab |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > S2 Pendidikan Agama Islam T Technology > Fakultas Pasca Sarjana > S2 Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat > Fakultas Pasca Sarjana > S2 Pendidikan Agama Islam |
| Divisions: | Library of Congress Subject Areas > B Philosophy. Psychology. Religion > S2 Pendidikan Agama Islam Library of Congress Subject Areas > T Technology > Fakultas Pasca Sarjana > S2 Pendidikan Agama Islam Fakultas Pasca Sarjana > S2 Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Unnamed user with email repo@umsb.ac.id |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 03:47 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 03:47 |
| URI: | https://eprints.umsb.ac.id/id/eprint/4348 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
