Harryanisa, Rikado (2026) IMPLEMENTASI PROGRAM LITERASI DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA PESERTA DIDIK DI SDN 04 TIMPEH, KABUPATEN DHARMASRAYA. Other thesis, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
|
Text
(22030026) Harryanisa Rikado-Cover-Bab I.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
(22030026) Harryanisa Rikado-Bab II-Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Program literasi merupakan upaya untuk membiasakan peserta didik membaca serta meningkatkan pemahaman membaca. Hal ini sejalan dengan tujuan Sekolah Dasar Negeri 04 Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, dalam menumbuhkan kebiasaan membaca dan meningkatkan minat baca peserta didik sebagai bagian dari pembelajaran sepanjang hayat. Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Mengetahui proses pelaksanaan program literasi peserta didik di Sekolah Dasar Negeri 04 Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, 2). Mengetahui implementasi program literasi dalam meningkatkan minat baca peserta didik, dan 3). Mengetahui faktor pendukung dan penghambat implementasi program literasi dalam meningkatkan minat baca peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Proses program literasi di Sekolah Dasar Negeri 04 Timpeh didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 23 Tahun 2015, dengan pelaksanaan kegiatan membaca selama 10-15 menit sebelum pembelajaran dimulai, dalam pelaksanannya melibatkan guru, tenaga kependidikan, pengelola perpustakaan, serta peserta didik yang terlibat dari kelas I sampai kelas VI sesuai dengan kemampuan dan pemahaman peserta didik, dan yang memantau jalannya program yaitu kepala sekolah. Bentuk kegiatannya ada membaca di kelas, pemanfaatan pojok baca, kunjungan ke perpustakaan, serta kegiatan menulis dan menyimpulkan isi bacaan, seperti buku cerita rakyat, dongeng, cerpen, dan komik. 2). Implementasi program literasi mampu meningkatkan minat baca peserta didik, terutama adanya Edorongan dari guru, orang tua serta lingkungan, dan penggunaan metode yang bervariasi, seperti membaca di perpustakaan, literasi digital, serta kegiatan literasi yang dikaitkan dengan perlombaan atau pemberian penghargaan, dan 3). Faktor pendukungnya meliputi dukungan kepala sekolah, guru, orang tua, dan tenaga kependidikan, penggunaan metode literasi yang bervariasi seperti pemanfaatan literasi digital sebagai alternatif untuk mengatasi keterbatasan waktu dan fasilitas. Ada pun faktor penghambat pelaksanaan program literasi Emeliputi keterbatasan waktu, sarana dan prasarana yang belum memadai, serta rendahnya motivasi peserta didik akibat kejenuhan dan pengaruh teknologi.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
