Arnita, Fitriani (2026) PENGGUNAAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBASIS MEDIA PAPAN PECAHAN TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA MURID KELAS III SD NEGERI 32 BUNGO PASANG. Other thesis, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
|
Text
SKRIPSI ARNITA FITRIANI-COVER-BAB I.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
SKRIPSI ARNITA FITRIANI-BAB II-LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (12MB) |
Abstract
Latar belakang yang mendasari dilakukannya penelitian ini adalah untuk membantu murid dalam proses pembelajaran Matematika dalam materi Pecahan, karena masih rendahnya motivasi dan hasil belajar murid dalam materi pecahan, dengan metode pembelajaran yang masih konvensional dan kurangnya motivasi, Tujuan penelitian ini mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan peningkatan motivasi belajar Matematika materi pecahan. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Peneliti memperbaiki praktik pembelajaran dan meningkatan motivasi belajar murid, Subjek penelitian adalah murid kelas III SD N 32 Bungo Pasang Berjumlah 28 orang pada tahun ajaran 2025/2026, peneliti sebagai praktisi dan 2 observer. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus setiap pertemuan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian mengalami peningkatan dari siklus kesiklus. Dilihat dari hasil penilaian Modul siklus I dengan nilai rata-rata modul 81% kriteria (Baik), pada penilaian Modul siklus II nilai rata-rata 86% (Sangat Baik), sementara itu pengamatan aspek guru siklus I mendapatkkan nilai rata-rata 84% dengan kriteria (Baik), pengamatan aspek guru siklus II nilai rata-rata 92,5% (Sangat baik) . Hasil penilaian aspek murid siklus I mendapatkan nilai 84,5% (Baik), siklus II dengan nilai 91% dengan kriteria (Sangat baik). Jadi hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model discovery learning berbasis papan pecahan terhadap peningkatan motivasi belajar murid kelas III SD N 32 Bungo Pasang meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan motivasi belajar murid. Murid menjadi lebih aktif, berani mengemukakan pendapat, serta lebih mudah memahami materi. Persentase ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan pada setiap siklus hingga mencapai indikator keberhasilan yan ditetapkan.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
