Weri, Weri (2026) PENERAPAN MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENIGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MURID KELAS IV SDN 40 SEI LAREH KOTA PADANG. Other thesis, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
|
Text
SKRIPSI WERI-COVER-BAB I.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
SKRIPSI WERI-BAB II-LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Model Teams Games Tournament (TGT) merupakan model pembelajaran kooperatif yang menekankan kerja sama, keaktifan, dan partisipasi murid melalui kegiatan kelompok dan permainan akademik. Penerapan model ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar Matematika murid kelas IV SDN 40 Sei Lareh Kota Padang yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional dan kurang melibatkan keaktifan murid. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan peningkatan hasil belajar Matematika melalui penerapan model Teams Games Tournament (TGT). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, Subjek dalam penelitian ini adalah murid kelas IV SDN 40 Sei Lareh Kota Padang yang berjumlah 27 murid pada tahun ajaran 2025/2026. Peneliti berperan sebagai praktisi yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran serta meningkatkan hasil belajar murid. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Keseluruhan kegiatan penelitian dilakukan dalam empat kali pertemuan, yaitu masing-masing siklus dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan.Pembelajaran Matematika melalui penerapan model Team Games Tournament (TGT) merupakan kegiatan belajar yang melibatkan murid secara aktif melalui kerja kelompok, permainan, dan turnamen untuk memahami materi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika murid dari siklus ke siklus, yang terlihat dari penilaian modul siklus I persentase 90% dengan kriteria Sangat Baik (A) meningkat pada siklus II menjadi 95% dengan kriteria Sangat Baik (A). Selain itu hasil pengamatan aktivitas guru pada siklus I dari persentase 87,5% meningkat menjadi 95% pada Siklus II dengan kriteria Sangat Baik (A). Sementara itu, hasil penilaian aktivitas murid juga mengalami peningkatan pada siklus I 85% dengan kriteria Baik (B) pada siklus II meningkat menjadi 92,5% dengan kriteria Sangat Baik (A). Pada siklus I, hasil belajar murid memperoleh persentase sebesar 74,9% dengan kriteria Cukup (C) pada siklus II terjadi peningkatan dengan persentase sebesar 86,9% dengan kriteria Sangat Baik (A).
Actions (login required)
![]() |
View Item |
