Eti, Pebrianti (2026) PERAN GANDA ISTRI DALAM RUMAH TANGGA MENURUT PERSPEKTIF TARJIH MUHAMMADIYAH (STUDI KASUS DI JORONG RURA PATONTANG, KECAMATAN KOTO BALINGKA, KABUPATEN PASAMAN BARAT). Other thesis, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
|
Text
SKRIPSI ETI PEBRIANTI-COVER-BAB I.pdf Download (7MB) |
|
|
Text
SKRIPSI ETI PEBRIANTI-BAB II-LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
Perubahan kondisi sosio-ekonomi keluarga sering kali menuntut adanya strategi penyesuaian peran dalam rumah tangga. Salah satu strategi penyesuaian peran yaitu dengan adanya penambahan peran terhadap istri yang disebut peran ganda dalam membantu menopang perekonomian keluarga. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong istri memiliki peran ganda dalam rumah tangga terutama di Jorong Rura Patontang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat serta melihat bagaimana pula pandangan Tarjih Muhammadiyah terkait istri yang memiliki peran ganda dalam rumah tangga. Adapaun metode pendekatan penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data secara rinci dan mendalam dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi langsung terhadap istri dengan peran ganda serta pihak-pihak terkait dengan penelitian ini. Setelah melakukan penelitian adapun hasil penelitian yaitu menjelaskan bahwa istri yang memiliki peran ganda dalam rumah tangga disebabkan oleh beberapa faktor yaitu rendahnya pendapatan suami, homogenitas mata pencaharian suami dan situasional suami. Adapun hasil penelitian rumusan masalah kedua yaitu pandangan Tarjih Muhammadiyah terhadap istri yang memiliki peran ganda dalam rumah yaitu berpandangan bahwa istri yang ikut serta membantu menopang perekonomian keluarga bukanlah perilaku melanggar aturan syari’at namun merupakan suatu strategi bertahan hidup demi terciptanya keluarga sakinah. Muhammadiyah juga memandang bahwa istri yang berperan ganda mempunyai unsur kebolehan selagi bekerja mendapat izin dari suami dan iklas menjalaninya tanpa keterpaksaan.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
