Ahmad, Zaki (2026) DAMPAK PELAKSANAAN IBADAH SHALAT LIMA WAKTU GENERASI Z TERHADAP KELUARGA SAMAWA (Studi Kasus Di Villa Melati Mas, Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang). Other thesis, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
|
Text
SKRIPSI AHMAD ZAKI-COVER-BAB I.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
SKRIPSI AHMAD ZAKI-BAB II-LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelaksanaan ibadah shalat lima waktu sebagai kewajiban utama umat Islam yang berperan strategis dalam pembentukan karakter, pengendalian moral, dan keharmonisan keluarga, khususnya pada Generasi Z yang hidup di tengah perkembangan teknologi digital, media sosial, serta pengaruh lingkungan pergaulan yang semakin kompleks dan berpotensi memengaruhi konsistensi ibadah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan ibadah shalat lima waktu pada Generasi Z, menganalisis dampaknya terhadap kehidupan keluarga, serta mengkaji relevansinya dengan konsep keluarga sakinah mawaddah wa rahmah menurut hukum Islam di Komplek Villa Melati Mas, Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan informan penelitian terdiri atas Generasi Z, orang tua, serta tokoh masyarakat setempat seperti RW dan RT, dan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ibadah shalat lima waktu pada Generasi Z telah berjalan, namun belum sepenuhnya konsisten, di mana Generasi Z yang melaksanakan shalat lima waktu secara rutin cenderung memiliki disiplin waktu yang baik, mampu mengendalikan emosi, menunjukkan sikap sopan dan menghormati orang tua, serta berkontribusi positif terhadap terciptanya keharmonisan keluarga, sedangkan Generasi Z yang sering meninggalkan shalat lima waktu cenderung mengalami penurunan kontrol diri dan kedisiplinan, memiliki kebiasaan pulang ke rumah tanpa jadwal yang jelas, kurang terbuka kepada orang tua, serta lebih rentan terpengaruh pergaulan bebas seperti pacaran tanpa batasan dan mengikuti gaya hidup negatif lingkungan sebayanya, sehingga kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya konflik dan melemahnya keharmonisan keluarga. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan ibadah shalat lima waktu memiliki peran penting dalam mewujudkan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah, sehingga diperlukan peran aktif orang tua, masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam membina dan memperkuat kebiasaan shalat lima waktu pada Generasi Z sebagai upaya membangun ketahanan keluarga dan mencegah pengaruh negatif pergaulan bebas.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
